Bupati Bangkalan Menghadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting

Bupati Bangkalan Menghadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting

Bangkalan, MITRABANGSA.ID,- Bupati R Abdul Latif Amin Imron didampingi Ketua TP PKK, Kepala Dinas KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Perwakilan Bappeda menghadiri acara Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting (Ran Pasti) Provinsi Jawa Timur yang bertempat di Hotel Vasa, Jl HR Muhammad Surabaya, Rabu (2/3/2022).

Kepala BKKBN Pusat dr Hasto Wardoyo menjelaskan terdapat 7 layanan konvergensi percepatan penurunan stunting di Desa. Diantaranya adalah kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, ketersediaan air bersih dan sanitasi, perlindungan sosial, pendidikan melalui Paud, pengasuhan anak di keluarga dan pendayagunaan lahan pekarangan.

Bupati Bangkalan melalui Kepala Dinas KBP3A Amina Rahmawati mengatakan, acara tersebut dalam rangka menurunkan angka stunting. Sebagai tindak lanjutnya Bupati selaku Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang terdiri dari Dinas KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Bappeda dan TP PKK meminta keempat lembaga tersebut untuk segera melakukan aksi.

Baca Juga : Demi Membangun Desa Batukerbuy Lebih Baik Lagi, H. Zainal Fatah Siap Maju di Pilkades Serentak 2022

Baca Juga : Desa Grujugan Laksanakan Pencairan BPNT Sesuai Instruksi Kementrian Sosial

” Jadi empat lembaga ini yang akan bergerak ke desa-desa untuk melakukan penekanan agar stunting dapat dicegah,” tuturnya.

Saat ini, kata Amina TPPS sudah terbentuk di 18 kecamatan. “Kita tinggal menunggu instruksi pemerintah pusat untuk pelaksanaanya,” katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, angka Stunting di Kabupaten Bangkalan tahun 2021 mencapai 4,8 persen

banner 728x250