Bupati Pamekasan Lantik PPPK Tenaga Kesehatan Sebanyak 106, Ini Pesannya

Bupati Pamekasan Lantik PPPK Tenaga Kesehatan Sebanyak 106, Ini Pesannya

Pamekasan, Mitrabangsa.id – Bupati Baddrut Tamam Lantik PPPK tenaga kesehatan (nakes) Sebanyak 106 di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timue Senin, (29/5/2023).

“Alhamdulillah, kita harus bersyukur karena Allah telah memberikan kesempatan kepada kita untuk mengabdi kepada negara. Banyak sekali orang tidak seberuntung kita untuk menjadi PPPK,” kata Bupati Baddrut Tamam dalam Sambutanya.

Bupati Pamekasan mengajak kepada abdi negara yang baru dilantik tersebut untuk bergandengan tangan mewujudkan  Pamekasan agar mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

Lanjutnya, Tentu sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Sebab, tidak ada yang lebih penting dalam sebuah organisasi, semuanya memiliki peran penting menggapai cita-cita tersebut.

” Kita ini orang terhormat, semuanya terhormat, karena dokter kemudian menganggap lebih terhormat dari bidan, perawat atau apoteker, tidak. Semuanya terhormat di posisinya masing-masing, atas nama kehormatan kita ayo kita berkontribusi untuk kehidupan,” Pesannya.

Ia memaparkan, menganalogikan dengan sebuah kendaraan, dimana elemen satu dengan elemen lainnya memiliki peran masing-masing. Sehingga apabila satu elemen tidak berfungsi atau rusak, maka kendaraan tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya, bahkan kendaraan itu akan mati.

” Apa yang saya mau katakan, kita ini sama. Tidak ada yang lebih penting, semuanya sama-sama penting. Makanya, ayo bareng-bareng bahwa kita telah diberi mandat oleh negara untuk memberikan yang terbaik kepada Pamekasan yang kita cintai ini dan kepada negara kesatuan republik Indonesia yang menjadi rumah, tempat tinggal kita semua,” tandasnya.

Bupati Pamekasan yang memiki kharismatik mengatakan, orang yang dikenang oleh kehidupan bukan mereka yang memiliki uang banyak atau jabatan tinggi, melainkan mereka yang berkontribusi terhadap kehidupan. Sebagai nakes, tentu pelayanan kepada masyarakat harus menjadi perhatian penting.

” Ukurannya bukan soal digaji atau tidak digaji, karena kalau dalam islam orang keluar atau hijrah hanya karena uang, maka ia hanya akan mendapatkan uang, tetapi kalau keluar rumah untuk berkontribusi dia akan mendapatkan segalanya, kehormatan akan didapatkan, uang akan didapatkan, anak yang soleh akan didapatkan dan seterusnya,” terangnya.

Dia berharap, PPPK yang baru dilantik menunjukkan kinerja terbaiknya demi terwujudnya Pamekasan hebat, rajja, bajra tor parjuga sesuai dengan harapan bersama

Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Masrukin, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr. Saifuddin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah, Sigit Priyono, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Syahrul Munir, asisten, staf ahli bupati, dan jajaran pejabat lain di lingkungan Pemkab Pamekasan.

banner 728x250