OTW Jadi Tersangka, Kades Sepanjang Terancam Masuk Bui

  • Bagikan
Ket Foto: Ilustrasi

SUMENEP, MITRABANGSA.ID- Kasus dugaan penganiaayaan yang dilakukan oleh publik figur yang menjabat sebagai Kades Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep kepada anak dibawah umur yang masih nyantri di Pondok Pesantren Abu Hurairah II kini sudah menemukan titik terang dan On The Way jadi tersangka. Senin, 27/09/2021.

Pasalnya, setelah beberapa pekan melalui tahapan proses yang cukup alot, kini Polsek Sapeken berhasil melakukan pemeriksaan saksi ke 3 kasus dugaan penganiayaan.

Baca Juga : Bentuk Herd Immunity 1000 Pemuda Bervaksin, Bupati Pamekasan Sampaikan Hal ini

Jika sebelumnya saksi yang bernama Zainal itu sempat tidak memenuhi panggilan Polsek sapeken karena ada kepentingan mendesak yang harus diselesaikan. Dipanggilan ke 2 dirinya menghadiri panggilan Polsek sapeken dengan baik untuk menjalani pemeriksaan.

“Saksi sudah memenuhi panggilan Polsek Sapeken mas, dan baru saja menjalani pemeriksaan,” kata keluarga korban bernama Hamzah.

Baca Juga : Bertahun -Tahun Akses Jalan Pelabuhan Pasongsongan Rusak Parah, Dinas PU Bina Marga Terkesan Tutup Mata

Ia menegaskan akan mengawal tuntas kasus yang menciderai Marwah keluarganya itu.

“Kami selaku keluarga korban tidak akan mundur dan akan terus mengawal kasus ini hingga ke pengadilan. Kendari begitu, kami tetap akan menunggu perkembangan dan gelar perkara dari pihak polsek Sapeken,” tuturnya.

Baca Juga : Sekda: Jangan Percaya Bujuk Rayu Para Calo yang Janjikan Lulus Jadi CPNS

Dirinya juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada Polsek Sapeken atas keseriusannya dalam mengawal kasus tersebut.

“Kami perwakilan keluarga korban ( Noval akbar) mengapresiasi dan angkat topi atas kinerja kepolisian polsek sapeken, yang telah bersusah payah membantu melakukan penyelidikan untuk mengungkap perkara ini, sehingga tiga saksi tersebut dapat diperiksa,”terangnya.

Baca Juga : Bupati Pamekasan Luncurkan Program Super Kilat Buat KTP, KK dan Akta Kelahiran

Pihaknya berharap agar secepatnya Polsek sapeken mengambil sikap untuk dilakukan gelar Perkara, sehingga terlapor segera dijadikan tersangka.

“Semoga Polsek sapeken segera melakukan pemeriksaan terhadap terlapor, dan menetapkan sebagai tersangka jika nantinya sudah terbukti,” harapnya.

Sementara itu, IPTU Datun Subagio yang menjabat sebagai Kapolsek Sapeken saat dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya masih ada giat vaksinasi.

Baca Juga : 22 Jemaah Judi Online Chip High Domino Ditangkap Polisi

“Masih ada giat Vaksin bapak mohon maaf, Kebetulan ramai ini yg mau Vaksin,” kata Iptu Datun.

Ketika ditanya sejauh mana perkembangan kasus dugaan penganiayaan pihaknya menjawab prosesnya tetap berlanjut.

“Yang jelas kasus ini masih Proses dan berlanjut Bapak. Selain itu juga masih ada yang perlu dipanggil lagi,” tandas Iptu Datun kepada Mitrabangsa. Senin, 27/09/2021.

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *