Proyek Tambal Sulam Jadi Sorot Masyarakat Setempat

20220803 174051

SUMENEP, MITRABANGSA.ID, – Proyek tambal sulam yang diduga dilaksanakan Dinas PUPR Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menjadi sorotan masyarakat setempat?

Pasalnya, proyek pekerjaaan tambal sulam yang dilakukan di Jalan Asta Tinggi, Dusun Keleleng, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai dinilai tidak transaparan.

Sebab, informasi yang dihimpun oleh Mitrabangsa.id dari sumber terpercaya berinisial PRD mengatakan, pekerjaan milik kewenangan PUPR Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan itu kurang lebih 4 hari yang lalu, itupun tidak ada papan nama RAB yang harus diberikan informasi tranparansi kepada masyarakat.

” Pelaksanaan tambal sulam dikerjakan hanya dua titik di timur dan di baratnya jembatan itupun hanya separuh. masak pengajuanya separuh? apa hanya dananya yang separuh,” ucap Informasi narasumber terpercaya.

Para pengendara pun diharapkan agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalan penghubung antar Desa Kasengan – Matanair itu, selain dikarenakan kondisinya yang nyaris berlubang kedalam 6 cm, banyak bebatuan dan air yang terbawa ke dalam badan jalan.

Dikatan, Dulu juga pernah dikerjakan tambal sulam mas kayaknya tahun 2021. ” Tapi selama ini, dari awal hingga selesai tidak pernah saya melihat papan proyek mas,” kata PRD kata kepada media ini. Rabu (3/8/2022).

Baca Juga : Swadaya Kepulauan Masalima Lakukan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Bagaimana Tindakan Pemerintah ?

Baca Juga : Pemuas Nafsu Birahi Pria Hidung Belang, Porsitusi Online Melalui Aplikasi Michat Merajalela Di Kabupaten Pamekasan

Proyek Tambal Sulam Jadi Sorot Masyarakat Setempat
Foto : Salah satu penghubung jalan Desa Kasengan – Menuju Desa Matanair yang rusak.

Sumber yang juga merupakan warga setempat ini, berharap agar jalan yang dianggarkan dari uang rakyat melalui pemerintah tersebut bisa dikerjakan sesuai RAB. Sehingga semua masyarakat puas dengan kualitas yang ada.

“ Harapan kami, agar jalan yang telah selesai di beberapa titik itu sesuai dengan RAB. Jangan sampai jalan ini terputus total bahkan merenggut korban baru ditanggapi oleh pemerintah,” harapannya.

Sementara itu demi penyeimbang informasi kepada publik, Wartawan Mitrabangsa.id melakukan Konfirmasi lewat via WhatsApp kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumenep pada hari Rabu (3/8) sekira pukul 11.09 wib. Namun hingga berita ini turunkan belum ada jawaban.

Tinggalkan Balasan