Sikap Teladan Akhlak Bupati Tamam Sebagai Bukti Pengabdian Tulusnya Kepada Rakyat

  • Bagikan
Foto: Bupati Baddrut Tamam ketika mencium tangan perempuan sepuh sembari membungkukkan tubuhnya sebagai tanda bahwa kendati dirinya menjadi orang nomor satu di Pamekasan namun kerendahan hati dan keluhuran Budi diatas segala galanya.

Pamekasan, MITRABANGSA.ID- Bupati Jebolan Pesantren ini memang selalu menarik perhatian Publik, Pasalnya, selain mempunyai Budi pekerti yang luhur, orang nomor satu di Bumi gerbang  salam ini selalu menunjukkan sikap suri tauladan dan rendah hati tatkala bertemu dengan orang tua, kiai, seorang tokoh, orang sepuh dan masyarakat secara umum.

Hampir bisa dipastikan, Bupati muda Pamekasan ini selalu menunjukkan gestur tubuh merendah. Bahkan, ketika bertemu orang sepuh, ia tidak sungkan-sungkan mencium tangannya. Hal itu dilakukan setiap turun ke bawah (turba) melihat kondisi masyarakatnya dan ketika ada pertemuan-pertemuan tertentu di rumah dinasnya.

Baca Juga : Melalui Strategi Spesial, Pemdes Pasongsongan Sukses Bangkitkan Animo Masyarakat Terhadap Vaksinasi

Pihaknya menyampaikan bahwa dirinya diajari untuk senantiasa menghormati orang yang lebih sepuh dan menghargai orang yang lebih muda. Mengingat sopan santun dan adab diatas segalanya.

Kebiasan mencium tangan warganya meskipun sudah menjadi orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu justru menjadi motivasi tersendiri untuk bekerja keras dan meningkatkan pengabdiannya untuk kepentingan masyarakat dalam menjalani amanah.

Baca Juga : Sukseskan STQ Nasional XXVI, Perusahaan Tambang Harita Nickel Sediakan 1 Unit Kapal dan 10 Bus

“Jabatan ini bukan tujuan, tetapi hanya alat pengabdian kepada masyarakat. Saya sudah biasa mencium tangan warga yang lebih sepuh untuk menghormati beliau,” tuturnya.

Bupati yang masuk bursa layak memimpin Jawa Timur ini mengungkapkan, untuk menjadi orang terhormat terlebih dahulu harus bisa menghormati orang lain, bukan justru menginjak orang agar bisa dihormati orang lain.

“Ini pesan dari sesepuh saya yang selalu ditanamkan dalam hati,” katanya.

Baca Juga : Empat Prioritas yang Akan Menjadi Fokus Pemkab Pamekasan Tahun 2022

Kerendahan hati Bupati Pamekasan sulit ditemui di beberapa daerah lainnya di Madura, atau bahkan Jawa Timur. Dimana, setiap bertemu orang sepuh, kyai, dan tokoh selalu mencium tangan mereka dengan rasa ikhlas tanpa beban apapun.

Terbaru, momen mencium tangan warga yang lebih sepuh itu terlihat ketika kunjungan ke Desa Teja Timur Kecamatan Pamekasan, Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, dan Desa Klompang Barat Kecamatan Pakong untuk memamtau realisasi bantuan stimulan rumah tidak layak huni (RTLH) oleh Pemkab Pamekasan.

Baca Juga : Nihil Bantuan DBHCHT 40,9 M Pemkab Sumenep Super Wow, Buruh Pabrik Rokok dan Petani Tembakau Meradang

Tidak hanya momen itu, setiap ada agenda turun ke bawah dan kegiatan lainnya bupati muda visioner ini dipastikan mencium tangan warganya. Sungguh, akhlak yang patut ditiru oleh para pemimpin bangsa dan masyarakat secara umum.

“Karena ketika kita menghormati orang lain, tidak lantas menghilangkan kehormatan kita. Justru dengan kita menghormati orang lain, kita akan semakin terhormat,”tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *