Tunjukkan Tren Positif, Perjuangan Pemdes Panaongan Tak Sia- Sia Hingga Mencapai 60 % Vaksinasi

  • Bagikan
Ket Foto: Menjadi contoh dan teladan masyarakat, Kiai Madani seorang pemuka agama ketika di Suntik Vaksin oleh Tim Nakes desa Panaongan. (Kiri) Kepala desa Panaongan Khosnol Khotimah bersama Amiruddin (Kanan)

Sumenep, MITRABANGSA.ID- Seiring berjalannya waktu, Animo masyarakat Desa Panaongan terkait Vaksinasi menunjukkan tren positif dan semakin meningkat pesat dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu. Hal itu dibuktikan dengan semakin antusiasnya masyarakat  Panaongan untuk melakukan vaksin yang  digelar di balai desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. Kamis, 14/10/2021.

Meningkatnya kesadaran masyarakat  desa Panaongan terhadap vaksinasi disyukuri oleh Kepala desa Panaongan, Khosnol Khotimah.

“Syukur Alhamdulillah, ternyata keinginan masyarakat untuk sehat semakin jauh lebih meningkat sehingga bersedia untuk datang ke balai desa tanpa paksaan atas keterpanggilan hati,” tutur Kades Panaongan Khosnol Khotimah.

Foto: Ratusan warga desa Panaongan yang rela mengantre untuk melakukan Vaksinasi di Balai desa Panaongan.

Pihaknya juga mengatakan bahwa  geliat dan minat masyarakat terhadap vaksinasi memang sudah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir dikarenakan kekompakan ekstra yang diperlihatkan oleh semua elemen, mulai dari Tokoh masyarakat, TNI – Polri, Tim Nakes dan jajaran Aparatur desa Panaongan yang sama sama berjuang untuk mengedukasi masyarakat.

Baca Juga :Kunjungi OPD, Begini Gaya Bupati Baddrut Tamam Berikan Motivasi kepada ASN 

“Melalui cara persuasif serta membangun perdekatan yang intens kepada masyarakat, Target vaksinasi di desa Panaongan sudah mencapai hampir 60 persen dari target Vaksinasi dengan rincian 1.132 orang di Dosis pertama, dan 387 di Dosis kedua dari target 2.584 orang,” tukasnya.

Perempuan murah senyum itu sumringah dengan bangkitnya kesadaran masyarakat untuk bervaksin. Karena menurutnya sejak berita berita Hoaks beredar terkait Vaksinasi, animo masyarakat memang melemah bahkan sempat tidak mempercayai vaksin itu sendiri. Namun berkat kerja keras semua pihak, baik dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua yang terlibat dalam sosialisasi vaksinasi akhirnya kesadaran masyarakat  tumbuh kembali dan  meningkat.

Baca Juga : Melawan Kekhawatiran, Gelombang Antrean Vaksinasi Membludak di Pamekasan

“Pencapaian ini atas kerja keras dan hasil kerja sama yang baik antar pemuka agama, tokoh masyarakat dan Tim vaksinasi dari TNI- Polri, Kecamatan dan Aparatur desa yang tidak pantang menyerah demi memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat bahwa vaksin ini adalah demi kesehatan untuk membentuk Herd Immunity bukan sebagai penyebab kematian. Karena sebelum kami melakukan vaksinasi kepada masyarakat tentu melalui proses skrining dulu untuk memastikan kondisi kesehatan peserta vaksin, sehat atau sebaliknya,” tuturnya.

Lebih jauh dirinya menegaskan bahwa kebijakan yang dilakukan pemerintah kepada rakyatnya terkait vaksin adalah salah satu ikhtiar agar semua rakyat di Indonesia ini sehat dan berlalu dari Pandemi Covid-19.

Baca Juga : Melalui Strategi Spesial, Pemdes Pasongsongan Sukses Bangkitkan Animo Masyarakat Terhadap Vaksinasi

“Sebagai warga yang baik, kita harus patuh terhadap aturan yang sudah ada, karena tidak akan mungkin dan hampir bisa dikatakan mustahil jika Vaksin yang dibeli dengan harga mahal hanya untuk membunuh rakyat. Justru karena pemerintah ini sayang dan cinta kepada rakyatnya sampai melakukan cara terbaik demi menyelamatkan dari Wabah Pandemi ini melalui Vaksinasi,” tandasnya.

Ia menambahkan, “Atas meningkatnya minat masyarakat terhadap vaksin, Kami juga memberikan hadiah kepada setiap warga yang sudah di vaksin. Semua itu dilakukan sebagai tali asih dari pemdes Panaongan,” tandasnya.

Foto: Sekretaris desa Panaongan, BOB Hasan

Sementara itu, Sekretaris desa Panaongan dengan sapaan karib BOB Hasan mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah berjuang untuk meyakinkan masyarakat, sehingga dengan itu target Vaksinasi yang diinginkan bisa segera terwujud.

” Insyallah hanya tinggal 40 persen saja untuk mencapai 100 persen vaksinasi. Bismillah, semoga kami bisa,” ucapnya.

Baca Juga : Sukseskan STQ Nasional XXVI, Perusahaan Tambang Harita Nickel Sediakan 1 Unit Kapal dan 10 Bus

Pria berperawakan gagah yang mempunyai hobby bermusik ini meminta dukungan semua pihak dari semua elemen yang ada, untuk tetap bersinergi mendukung program vaksinasi halal yang sudah diterapkan oleh pemerintah demi bangkitnya Indonesia dari keterpurukan Pandemi.

“Tidak bisa dipungkiri, bahwa selama hampir dua tahun ini, kita semua terpuruk dari Pandemi, baik dari kehidupan bersosial yang dibatasi, perekonomian yang carut marut, dan lain sebagainya. Mudah- mudahan dengan meningkatnya kesadaran kita terkait Vaksinasi menjadi ikhtiar yang efektif untuk beranjak dari Pandemi ini, sehingga perekonomian kembali bangkit dan kita kembali merdeka dari wabah ini,” tandas pria tiga bersaudara ini kepada Mitrabangsa.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *